Akhlak Rasulullah SAW
oleh Muhammad Syahbudin II pada 16 Agustus 2010 jam 17:27
Aisyahpun menceritakan bahwa semasa hidupnya Rasulullah selalu pergi ke pasar Medinah dan beliau selalu menjumpai dan memberi makan - sedekah kepada seorang pengemis Yahudi tua.Maka setelah mendengar cerita Aisyah, Abubakar bergegas pergi kepasar Medinah dan segera menemui pengemis Yahudi tersebut.Setelah bertemu dengan pegemis tua itu, Abubakar RA heran karena pengemis Yahudi itu selalu berteriak dan mencaci maki Rasulullah. Namun teringat dengan perkataan Aisyah, Abubakar tetap memberikan makanan kepada pengemis tersebut.Si pengemis menerima makanan tersebut disertai pertanyaan,"Apakah ini tuan yang selalu memberiku makanan?" "Ya ini aku," jawab Abubakar.Pengemis tadi tak percaya lalu katanya, " Tidak mungkin karena tuan yang selalu memberiku makan sangat halus akhlaknya dan beliau selalu menyuapi makanan yang dibawanya kepadaku." Mendengar itu menangislah Abubakar.
Lalu Abubakar pun bertanya kembali, " Ya tuan, kalau memang yang memberi makan engkau itu baik akhlaknya, mengapa engkau selalu mencaci dan meneriakinya?"Si pengemis terkejut, "Jadi yang selama ini memberiku makan dan mengurusi aku itu Muhammad? Kemanakah dia sekarang?"Abu bakar kemudian menceritakan bahwa Rasulullah telah wafat beberapa waktu yang lalu.Mendengar berita tersebut menangislah pengemis Yahudi itu."Jadi orang yang selama ini aku caci dan aku benci adalah orang yang telah berbuat baik kepadaku dan dia tak pernah mengeluh atau marah terhadap makianku.?"Sambil berlinang air mata pengemis tadi berkata kepada Abubakar" Ya tuan...saksikanlah aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah."Abubakar terkesima dan diapun ikut menangis karena terharu akan keislaman pengemis itu serta akhlak Rasulullah yang mulia.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar